7 Macam Makanan Yang Baik Untuk Penambah Darah

Kekurangan sel darah merah biasanya akan menyebabkan penyakit kurang darah atau yang dikenal sebagai anemia. Tanda-tanda dari anemia ialah lesu, lemas, jantung berdebar cepat, pusing serta kulit tampak pucat. Supaya proses pengantaran oksigen menuju seluruh tubuh dapat berjalan baik, maka jumlah sel darah merah ini tidak boleh sampai turun.

Diperlukan zat-zat penting dalam proses produksi darah. Di antaranya adalah zat besi, bagian dari hemoglobin yang terdapat dalam sel darah merah. Hemoglobin akan mengikat serta membawa oksigen menuju seluruh tubuh. Apabila asupan zat besi kurang, maka jumlah sel darah merah juga akan turun.

Tiap hari, laki-laki butuh asupan zat besi kira-kira 8.7 mg dan perempuan 14.8 mg dalam masa produktifnya. Sumber zat besi yang diserap terdiri dari dua jenis, yaitu zat besi heme serta zat besi non heme. Zat besi heme ini bisa ditemukan dalam ikan, daging serta unggas. Sementara zat besi non heme terdapat dalam buah-buahan, sayur-sayuran serta kacang-kacangan.

Di samping zat besi, dibutuhkan pula folat yaitu zat sejenis vitamin B yang bisa larut dalam air. Asam folat bisa kita dapat dari kacang-kacangan, buah-buahan hingga daging serta hati sapi. Pembentukan sel darah merah juga akan membutuhkan vitamin B12 yang berasal dari susu, keju, telur, unggas, daging serta aneka makanan laut.

Ada banyak jenis makanan penambah darah yang bisa dikonsumsi agar jumlah sel darah merah dalam tubuh dapat mencukupi kebutuhan. Secara umum, terdapat 7 makanan penambah darah, yaitu buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, ikan, daging merah, susu serta sereal.

Macam Dan Jenis Sayuran Penambah Darah

makanan penambah darah

Dari kategori sayuran, kita bisa mengonsumsi ragam sayuran yang berwarna hijau karena sayuran hijau kaya akan zat besi. Di antaranya adalah bayam dan kedelai.

1. Bayam

Bayam telah lama dikenal sebagai salah satu sumber zat besi yang sangat baik untuk mencegah penyakit kekurangan darah. Terdapat 6 mg zat besi yang bisa didapat dari secangkir bayam yang telah dimasak. Kita juga dapat mengonsumsinya sebelum dimasak karena zat besi di dalam bayam yang sudah dimasak akan dapat diserap tubuh dengan lebih baik. Manfaat daun bayam memang sangat banyak, tidak hanya untuk anemia tapi juga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

2. Kedelai

Kedelai juga merupakan sayuran penambah darah yang sangat baik untuk dikonsumsi. Dalam 1.5 cangkir kedelai terdapat 4 mg zat besi. Kita bisa mendapat manfaatnya dari aneka olahan kedelai, seperti tempe, tahu hingga susu kedelai.

Jenis Buah Yang Baik Untuk Penambah Darah

buah untuk penambah darah

Selain ragam sayuran di atas, makanan penambah darah juga bisa didapat dari beragam buah-buahan. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Plum

Buah plum atau yang disebut juga prune akan dapat mencukupi kebutuhan akan zat besi sekaligus mencegah anemia. Plum dapat diolah sebagai jus, salad buah maupun ditambahkan dalam kue maupun pudding.

2. Alpukat

Kadar zat besi dalam alpukat tak terlalu tinggi, namun folat di dalamnya cukup tinggi serta sangat berguna dalam menambah darah. Tugas folat di dalam tubuh ialah memperbaiki sel-sel rusak terutama sel darah merah. Terdapat 45 mkg folat dari setengah cangkir buah alpukat. Tiap harinya, wanita membutuhkan 400 hingga 600 mkg folat sementara pria 400 mkg.

3. Pepaya

Buah penambah darah selanjutnya adalah pepaya. Buah ini bisa jadi pilihan tepat sebagai sumber folat. Setengah cangkir pepaya saja sudah mengandung 58 mkg folat. Konsumsi pepaya dan dikombinasikan dengan buah-buahan lain akan dapat memenuhi kebutuhan folat harian. Ini sekaligus akan menghindarkan kita dari resiko anemia.

Daging Untuk Penambah Darah

makanan penambah darah

Makanan penambah darah selanjutnya adalah daging merah. Termasuk dalam kategori ini ialah daging sapi, kerbau serta kambing. Dalam daging merah terkandung banyak protein hewani, mineral serta zat besi. Daging merah juga memiliki nutrisi tinggi sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Namun, ternyata ada beberapa orang yang justru anti mengonsumsi daging merah karena menganggapnya tidak baik untuk kesehatan, terutama memicu kolesterol tinggi. Padahal, sebenarnya hal ini tergantung dari bahaimana kita mengonsumsinya. Apabila dikonsumsi berlebihan, sudah pasti akan menimbulkan dampak buruk. Namun jika kita mengonsumsinya dengan tepat, daging merah bisa jadi sumber nutrisi tinggi.

Berikut adalah kandungan nutrisi serta manfaat daging untuk penambah darah yang bisa kita dapatkan apabila mengonsumsinya secara rutin :

1. Sumber Protein

Manfaat pertama dari daging merah ialah sumber protein. Daging telah terkenal akan kandungan proteinnya. Namun, kita harus memilih daging tanpa lemak agar manfaat protein ini bisa didapatkan secara maksimal. Jika tidak, maka kadar kolesterol bisa meningkat karena konsumsi daging berlemak.

2. Sumber Energi

Kita tidak wajib meninggalkan konsumsi daging apabila telah terbiasa mengonsumsi daging dalam menu diet harian. Apabila hendak meninggalkannya, maka diet harian akan dapat menjadi kurang seimbang. Daging merupakan salah satu sumber energi yang jika ditinggalkan maka kita hanya akan memiliki sedikit energi saja dalam melakukan aktivitas harian.

3. Sumber Vitamin B12

Vitamin B12 kebanyakan berasal dari hewan, terutama daging merah. Vitamin ini sangatlah penting bagi wanita hamil karena jika kekurangan maka akan mempengaruhi perkembangan janin.

4. Anti Karsinogen

Dalam produk daging terdapat asam linoleat yang berupa senyawa anti karsinogen, yaitu pencegah kanker. Beberapa penelitian turut membuktikan bahwa asam linoleat ini akan dapat mengobati kanker payudara.

5. Meningkatkan Imunitas

Dalam daging merah terdapat mineral seng yang bisa memperkuat kekebalan tubuh. Manfaat lainnya adalah memperlambat penuaan.

6. Kecerdasan Otak

Lemak baik serta nutrisi dalam daging merah akan dapat membantu pertumbuhan serta kecerdasan otak. Inilah salah satu alasan kuat mengapa kita harus mulai konsumsi daging merah.

7. Manfaat Kandungan Omega 3

Bukan hanya salmon serta ikan yang kaya akan asam lemak omega 3. Daging merah turut diperkaya kandungan satu ini. Zat gizi yang cukup banyak dalam daging merah membuatnya sangat baik dikonsumsi sehari-hari asal tetap dalam porsi yang dianjurkan dan tidak berlebihan.

Ikan Merupakan Makanan Efektif Penambah Darah

ikan untuk atasi kurang darah

Makanan untuk penderita anemia berikutnya yang sangat baik dalam menambah sel darah merah dalam tubuh adalah ikan. Hal ini terutama karena dalam ikan terkandung asam lemak omega 3 yang membuatnya sangat baik untuk dikonsumsi. Salah satu jenis ikan yang dapat dikonsumsi ialah ikan salmon.

Di dalamnya tak hanya terdapat omega 3 namun juga vitamin B12 sehingga dapat turut berperan dalam pembentukan sel darah merah. Selain itu, ikan juga merupakan jenis makanan rendah kolesterol sehingga tidak akan membahayakan kesehatan.

Manfaat ikan untuk penambah darah tak sekedar berguna untuk orang dewasa namun juga anak-anak terutama dalam masa tumbuh kembangnya. Berikut adalah beberapa kandungan gizi dalam ikan yang membuatnya sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

1. Protein

Protein dalam ikan lebih tinggi dibanding serelia yang ada dalam kacang-kacangan. Bahkan, protein dalam ikan setara daging serta hanya sedikit di bawah telur. Protein dalam ikan juga sangat mudah dicerna sehingga merupakan pilihan tepat bagi balita. Asam amino dalam protein ikan mendekati asam amino dalam tubuh manusia serta lebih lengkap dibanding bahan makanan lain.

2. Lemak

Asam lemak dalam ikan tergolong asam lemak esensial dengan sifat tidak jenuh. Asam lemak tak jenuh ini sangat baik dalam mempertahankan kesehatan serta menjaga kadar kolesterol agar tetap stabil. Beberapa jenis ikan yang kaya akan asam lemak omga 3 ialah slamon, sarden, tuna serta makerel.

3. Vitamin

Ada banyak kandungan vitamin dalam ikan, di antaranya adalah vitamin A dalam minyak hati ikan, vitamin D dalam daging, telur dan minyak hati ikan, vitamin B6 serta vitamin B12.

4. Mineral

Ragam mineral yang bisa kita dapatkan dari konsumsi ikan di antaranya adalah zat besi, yodium, selenium, flour serta seng. Telah dijelaskan sebelumnya bahwa zat besi dalam ikan sangat mudah diserap tubuh serta berperan dalam mencegah terjadinya kekurangan darah atau anemia.

Sementara yodium akan mencegah gondok dan hambatan pertumbuhan pada anak, selenium akan mencegah rusaknya DNA akibat radiasi bahan kimia, seng akan membantu pembentukan hormon dan enzim sementara flour bisa menyehatkan gigi.

Kacang – Kacangan Sebagai Penambah Darah

cara mengatasi kurang darah

Satu lagi makanan penambah darah yang sangat bagus dikonsumsi adalah kacang-kacangan. Kacang-kacangan ialah sayuran dari tumbuhan kacang. Beberapa jenis yang umum ditemui di sekitar ialah kacang buncis, kacang almond, kacang merah, kacang hijau serta kacang panjang.

Dalam kacang-kacangan terkandung banyak zat besi yang bisa menaikkan kadar hemoglobin dalam darah. Manfaat kacang kacangan untuk tambah darah terutama adalah membantu proses naiknya tekanan darah sehingga bagus dikonsumsi bagi penderita anemia.

Susu Termasuk Makanan Penambah Darah

makanan untuk penambah darah

Siapa sangka susu juga dapat menjadi minuman yang meningkatkan tekanan darah. Susu tak sekedar diperkaya kalsium yang berguna untuk tulang dan gigi namun juga zat besi yang akan membantu proses pembentukan sel darah merah.

Susu penambah darah ini terutama dapat dikonsumsi pada pagi hari untuk melengkapi sarapan. Segelas susu sapi murni kaya akan protein, mineral dan juga vitamin. Protein dalam susu akan dapat dicerna lama sehingga membuat kita kenyang lebih lama.

Manfaat Sereal Untuk Penambah Darah

sereal untuk penambah darah

Sereal kerap dikonsumsi sebagai sarapan sehat di pagi hari. Manfaat sereal untuk penambah darah terutama adalah bahan utama gandum serta kadar karbohidrat kompleks yang ada. Selain itu, kadar gulanya juga pas dan tidak terlalu berat untuk dicerna tubuh. Sereal dan oats turut mengandung serat yang akan membantu pencernaan serta mengontrol tekanan darah.

Itulah beberapa makanan penambah darah yang bisa dikonsumsi sehari-hari agar tubuh kita tidak kekurangan sel darah merah serta menderita anemia. Kita bisa mengombinasikan ragam makanan di atas agar hasilnya lebih maksimal. Masukkan ketujuh makanan tersebut dalam menu sehari-hari dan dengan porsi yang sepadan.

Baca juga : Makanan yang baik untuk kesehatan jantung

Untuk sarapan, misalnya, bisa dikonsumsi susu dan sereal serta buah yang mengandung folat tinggi. Sementara makan siangnya bisa dengan sayur bayam serta ikan goreng. Kacang-kacangan dan daging dapat menjadi menu makan malam. Dengan demikian, tubuh akan senantiasa terjaga kesehatannya dan tidak akan kekurangan darah merah.

Leave a Reply