Yuk Buat Pestisida Alami Pake Bumbu Dapur, Seperti Ini Caranya

Dalam dunia pertanian, para petani atau pekebun sudah sangat akrab dengan istilah pestisida. Dalam Peraturan Pemerintan Nomor 7 Tahun 1977, pestisida disebutkan sebagai zat kimia atau kumpulan bahan lainnya yang digunakan untuk mengendalikan atau membasmi organisme pengganggu tanaman atau hama. Tak selalu kimia, ada juga cara membuat pestisida organik. Namun, sebelum menuju kesana, ada baiknya mengetahui seluk beluk tentang pestisida.

Pestisida digunakan untuk membasmi macam-macam hama, ada tikus, mamalia, mikroba pengganggu, serangga, burung, dan lain sebagainya. Tujuannya adalah untuk mengoptimaliasasi hasil budidaya tanaman. Jika mengacu pada pengertiannya, pestisida biasanya memang beracun, tapi tidak semua pestisida beracun. Penggunaan pestisida yang tidak mengikuti aturanlah yang akan membahayakan kesehatan manusia, lingkungan, dan dapat merusak ekosistem. Tentu saja para petani menggunakan pestisida sesuai kebutuhan dan tujannya.

Untuk meminimalisir terjadinya ganguan kesehatan dan pencemaran lingkungan seperti yang disebutkan di atas, Anda bisa mengembangkan pestisida organik ketimbang yang berbahan kimia. Pestisida organik merupakan ramuan obat-obatan yang digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman yang dibuat dari bahan-bahan alami, seperti tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme.

Jika dibandingkan dengan pestisida anorganik atau yang berbahan Kimia, pestisida organik memiliki lebih banyak kelebihan, seperti :

  • Lebih ramah lingkungan karena menggunakan material alami
  • Residu pestisida organik tidak bertahan lama pada tanaman, sehingga lebih aman dikonsumsi
  • Penggunaan pestisida organik lebih menghasilkan tanaman yang berkualitas
  • Mengehemat pengeluaran biaya produksi, karena bisa dibuat sendiri oleh para petani

Memang terdapat beberapa kelemahan juga dari pestisida organik, seperti kurnag praktis, tidak dapat disimpan dalam waktu lama, hasil penyemprotan tidak secepat pestisida kimia, serta frekuensi penyemprotan lebih sering, namun dilihat dari keuntungannya dari sisi kesehatan, dan lingkungan rasanya lebih baik menggunakan pestisida organik. Lagi pula, seiring perkembangan teknologi dalam bidang pertanian, tentu ada banyak inovasi untuk menanggulanggi hambatan tersebut.

Cara Membuat Pestisida Organik Dari Bahan Alami

Berikut kami akan memberikan informasi mengenai cara membuat pestisida organik dari beberapa bahan alami yang mudah ditemui di sekitar Anda, seperti tumbuhan. Beberapa bahan alami yang bisa digunakan untuk membuat pestisida organik, antara lain bawang putih, daun pepaya, dan daun sirsak.

1. Membuat Pestisida Organik Dari Bawang Putih

cara membuat peptisida alami dari bawang putih

Manfaat bawang putih selain dalam dunia kesehatan, ternyata bisa juga sebagai bahan pestisida untuk tumbuhan. Cara membuat pestisida alami menggunakan bahan dasar bawang putih, yaitu dengan mempersiapkan bawang putih 1 bulb, lengkuas bubuk 1 sdt, spiritus 0,25 liter, 1 liter air tawar, dan sabur cair secukupnya. Anda juga bisa menambahkan cengkeh bubuk 1 sdt, hanya sebagai opsi. Berikut cara membuatnya :

  1. Kupas seluruh bawang putih, kemudian haluskan menggunakan parutan atau blender. Untuk hasil yang lebih optimal, baiknya diparut.
  2. Setelehnya, taruh bawang putih yang telah dihaluskan di dalam wadah.
  3. Campurkan dengan air tawar, lengkuas bubuk, dan cengkeh bubuk.
  4. Aduk hingga adonan merata.
  5. Simpan selama kurang lebih 24 jam hingga semua ampasnya mengendap.
  6. Larutan bawang disaring menggunakan kain halis dan dicampur rata dengan spiritus.
  7. Diamkan beberapa saat, kemudian simpan di dalam botol yang tertutup rapat. Tempatkan secara hati-hati dan jauh kan dari bahan berbahaya.

Cara membuat pestisida alami dari bawang putih ini cukup mudah. Setelah selesai semua tahap dilakukan, Anda bisa mengaplikasikannya dengan cara :

  1. Campurkan sebanyak 0,25 larutan bawang putih yang telah disimpan dalam botol dengan 1 sendok makan sabun cair. Aduk rata dan kemudian masukkan ke dalam sprayer.
  2. Semprotkan ke pangkal tanaman satu kali per 2 hari atau seminggu sekali untuk pencegahan dan perawatan tanaman.
  3. Namun, jika tanaman telah berhama, lakukanlah penyemprotan ke pangkal tanaman setiap sore dan malam hari.

2. Cara Membuat Pestisida Organik Dari Daun Pepaya

cara membuat peptisida nabati dari daun pepaya

Selanjutnya, cara membuat pestisida organik sendiri bisa dilakukan dengan menggunakan bahan baku dari daun papaya. Ternyata sayuran yang biasa kita makan adalah pestisida ? Bukan demikian, maksudnya adalah salah satu manfaat daun pepaya bisa digunakan sebagai alternatif pestisida organik. Tentu saja dicampur dengan bahan – bahan lainnya.

Pestisida dari ekstrak daun papaya dapat digunakan untuk mengendalikan hama yang berasal dari ulat dan hewan penghisap, seperti rayap, ulat bulu, aphid dan berbagai jenis serangga penghisap lainnya. Untuk membuatnya, Anda hanya perlu mempersiapkan 5-10 helai daun papaya, 2 sdm miyak tanah, 30 gram detergen, dan 10 liter air.

Cara membuat pestisida nabati dari daun pepaya dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  1. Cuci bersih daun papaya. Setelah dicuci hingga bersih, potong kecil-kecil dan kemudian tumbuk daun papaya hingga halus tak tersisa serat-seratnya.
  2. Campur daun papaya yang telah dihaluskan dengan 10 liter air yang telah disiapkan. Campur juga dengan detergen, dan minyak tanah. Aduk hingga adonan merata.
  3. Simpan larutan dalam semalam hingga mengendap bagian sarinya. Kemudian saring larutannya dan tempatnya di sprayer.
  4. Pestisida organik daun pepaya, siap digunakan untk membasmi hama.

3. Cara Membuat Pestisida Organik Dari Daun Sirsak

cara membuat peptisida dari daun sirsak

Selain pestisida organik berbahan dasar bawang putih dan pepaya, ada satu bahan baku lagi yang juga baik digunakan sebagai pembasmi hama, yaitu daun sirsak. Selain berkhasiat untuk kesehatan, manfaat daun sirsak juga bisa digunakan di bidang pertanian. Yaitu untuk bahan pembutan pestisida alami. Pestisida organik daun sirsak ini mampu menangani masalah belalang dan ulat yang menyerang tanaman.

Cara membuat pestisida nabati dari daun sirsak juga cukup mudah, yaitu sebagai berikut:

  1. Siapkan kurang lebih 100-110 lembar daun sirsak dan tumbuk halus hingga serat-seratnya halus.
  2. Rendam tumbukan daun sirsak ke dalam 5 liter air. Kemudian, campurkan dengan 15 gram deterjen. Aduk semua bahan hingga larut dalam air.
  3. Diamkan larutan selama satu setengah hari atau sehari semalam.
  4. Saring larutan tersebut dengan menggunakan kain berserat tipis dan simpan ke dalam jerigen.
  5. Saat ingin digunakan, encerkan 1 liter larutan ke dalam 10 liter air dan larutan siap untuk digunakan.

Pestisida organik daun sirsak juga bisa dicampurkan dengan jeringau dan bawang putih untuk pengendalian hama wereng cokelat. Berikut ini cara membuat pestisida dari daun sirsak yang dicampur dengan jeringau dan bawang putih :

  1. Siapkan 50 daun sirsak, segenggam jeringau, dan 20 siung bawang putih. Kemudian, tumbuk halus semua bahan.
  2. Setelah tercampur rata dan halus, rendam tumbukan ke dalam 20 liter air dan tambahkan dengan 20 gram deterjen. Aduk rata bahan dengan deterjen dan diamkan selama sekitar 2 hari.
  3. Saring larutan dengan kain dan larutan siap digunakan untuk membasmi hama wereng cokelat.

Dari segala keunggulan dan kelemahan dari penggunaan pestisida organik, tentu Anda terlebih dahulu harus menimbang apakah perlu penggunaannya. Baiknya memang pestisida organik digunakan sebagai pencegahan sebelum hama menyerang tanaman. Dengan begitu, Anda akan melihat hasil baiknya dan aman untuk kesehatan.

Cara membuat pestisida organik dari bahan-bahan alami tersebut dapat dengan mudah Anda praktikkan di rumah. Mengingat berasal dari bahan yang alami, selalu cek pestisida secara berkala. Hal ini digunakan untuk menjamin kualitas pupuk yang Anda buat. Apabila aroma sudah berubah, maka kemampuannya menurun, dan Anda harus membuatnya lagi yang baru.

Leave a Reply